Thursday, 27 March 2014

Ujian Praktek Seni Budaya Berbasis Cinta Lingkungan

ujian seni sma muhammadiyah 1 muntilan,sampah daur ulang,magelang
Salah satu penampilan siswa dalam Ujian Praktek Seni Budaya di SMA Muhammadiyah 1 Muntilan

Pemandangan tidak lazim terjadi di Monumen Bambu Runcing Muntilan pada tanggal 25 Maret 2014 lalu. Suasana tampak lebih ramai daripada hari-hari biasanya. Suara musik kesenian khas jawa berkumandang nyaring mengiringi gerakan tarian puluhan siswa SMA Muhammadiyah 1 Muntilan. Pada hari tersebut diadakan Ujian Praktek pelajaran Seni Budaya siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Muntilan.

Ujian Praktek pelajaran Seni Budaya di SMA Muhammadiyah 1 Muntilan tahun 2014 ini terbilang unik. Sebanyak 169 siswa dibagi menjadi enam kelompok harus menampilkan pertunjukan kesenian "Dayakan", salah satu kesenian tradisional jawa. Sudah dua tahun ini pak Nindito selaku guru Seni Budaya mengadakan ujian praktek dengan format pertunjukan kesenian tradisional, tujuannya adalah agar siswa lebih mengenal dan mencintai kebudayaan daerah.

Hal unik lainnya adalah kostum yang dipakai siswa harus terbuat dari daur ulang sampah plastik, sehingga biaya yang dikeluarkan oleh para siswa untuk pelaksanaan acara tersebut sangat terjangkau. Mereka sudah mengumpulkan plastik-plastik bekas kemasan makanan, sabun, minuman, dan sebagainya sejak satu bulan sebelumnya.

Para siswa mengaku bahagia dengan konsep ujian praktek seperti itu. Mereka bahkan mengatakan ingin melakukannya lagi jika ada kesempatan. Selain itu, acara tersebut juga sangat menghibur warga yang ramai berdatangan ke Monumen Bambu Runcing. Maju terus SMA Muhammadiyah 1 Muntilan.