Friday, 18 November 2016

Paham Agama (Islam) Menurut Muhammadiyah

Paham Agama Menurut Muhammadiyah
Oleh: Achmad Nurur Huda, S.Pd.I

Dalam pandangan Muhammadiyah Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada para Rasul, sebagai hidayah dan rahmat Allah bagi ummat manusia sepanjang masa, yang menjamin kesejahteraan hidup materiel dan spirituil, duniawi dan ukhrawi. Ajaran Islam bersifat menyeluruh yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisah-pisahkan meliputi bidang-bidang aqidah, akhlaq, ibadah, dan muamalah duniawiyah.
Islam adalah agama untuk penyerahan diri semata-mata kepada Allah SWT, Agama semua Nabi-nabi, Agama yang sesuai dengan fitrah manusia, Agama yang menjadi petunjuk bagi manusia. Agama yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan manusia dengan sesama, Agama yang menjadi rahmat bagi semesta alam, Islam satu-satunya agama yang diridloi Allah, agama yang sempurna.
Dalam kitab masalah lima dijelaskan bahwa, Agama Islam, yakni Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad sebagai Nabi akhir zaman, ialah ajaran yang diturunkan allah yan tercantum dalam Al- Quran dan Sunnah Nabi yang shahih (maqbul) berupa perintah-perintah, larangan-larangan dan petunjuk-petunjuk untuk kebaikan hidup manusia di dunia dan akherat
Berdasarkan definisi agama Islam di atas, maka dapat dijabarkan sebagai berikut:
Dasar Agama Islam:
1.   Al Qur’an: Kitab Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.
2.   Sunnah Rasul: Penjelasan dan pelaksanaan ajaran Al Qur’an yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan Akal fikiran sesuai dengan jiwa ajaran Islam.
3.   Sedangkan untuk mencari cara dan dalam melaksanakan ajaran Al Qur’an dan Sunnah Rasul dalam mengatur dunia gunaka memakmurkannya, Muhammadiyah berkeyakinan bahwa pintu ijtihad senantiasa terbuka.

Ajaran Islam:
Muhammadiyah berpandangan bahwa ajaran Islam merupakan “kesatuan ajaran” yang tidak boleh dipisah-pisahkan yang meliputi:
1.   Akidah: Ajaran yang berhubungan dengan keyakinan.
2.   Akhlak: Ajaran yang berhubungan dengan pembentukan mental.
3.   Ibadah: hubungan yang berhubungan dengan peraturan dan tata cara hubungan manusia dengan Tuhan.
4.   Muamalah duniawiyah: ajaran yang berhubungan dengan pengolahan dunia dan pembinaan masyarakat.

Inti Ajaran Islam:
Dalam pandangan Muhammadiyah inti ajaran Islam adalah Tauhid. Hal ini memberikan pengertian bahwa hidup manusia di dunia ini semata-mata hanyalah untuk beribadah kepada Allah SWT untuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Ajaran Tauhid adalah ajaran Islam yang tetap, tidak berubah-ubah sejak agama Islam yang pertama sampai yang terakhir.
Kepercayaan Tauhid mempunyai tiga aspek:
1.   Kepercayaan dan keyakinan bahwa hanya Allahlah yang kuasa mencipta, memelihara, menguasai dan menguasai alam semesta.
2.   Kepercayaan dan keyakinan bahwa hanya Allahlah Tuhan yang haq.
3.   Kepercayaan dan keyakinan bahwa hanya Allahlah yang berhak dan wajib dihambai (disembah)
Kepercayaan tauhid tersebut membentuk dua kesadaran:
1.   Percaya akan adanya hari akhir dimana manusia akan mempertanggungjawabkan hidupnya di dunia ini.
2.   Sadar dalam hidup manusia di dunia ini semata-mata untuk amal saleh.
Dengan melaksanakan dasar tersebut dalam hidup dan kehidupannya , manusia akan menjadikan seluruh hidup dan kehidupannya semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT, guna mendapatkan keridhoannya.


Rujukan:
1.    Pedoman hidup Islami Warga Muhammadiyah.
2.    Muqadimah Anggaran Dasar Muhammadiyah.

3.    Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah.