SMA Muhammadiyah 1 Muntilan Hadirkan Program Internasional
SMA Muhammadiyah 1 Muntilan Terus Maju Menyongsong
Dunia Global
MAGELANG — Pada
Rabu, 26 November 2025, SMA Muhammadiyah 1 Muntilan kembali menunjukkan
komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Bertempat di aula sekolah,
dilaksanakan peluncuran sekaligus sosialisasi International Class Program
bertema “Double Track to Germany”. Acara ini dihadiri oleh Ketua Majelis
Dikdasmen PNF PCM Muntilan Sugiyanto, Wakil Ketua PCM Muntilan Anis Asroni,
S.Pd, Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Kabupaten Magelang Drs. Muh Rofi, M.Pd,
serta para orang tua siswa kelas XII.
Dalam kegiatan
tersebut, Dr. Zakhir Wikan Anadiya, M.Pd—selaku konsultan dan Wakil Kepala
Sekolah bidang Kesiswaan—menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan derasnya
arus globalisasi menuntut lembaga pendidikan untuk mempersiapkan generasi yang
mampu bersaing di level internasional. Kehadiran program internasional ini
merupakan jawaban atas kebutuhan tersebut. Program dirancang melalui kolaborasi
sekolah dengan Matahari Global Edu (MGE), lembaga eksekutor luar negeri di
bawah Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah.
Program Double
Track to Germany mengadaptasi model Ausbildung, yakni sistem pendidikan vokasi
khas Jerman yang memadukan pembelajaran teori dan praktik secara terencana.
Untuk mendukung kelancaran program, sekolah menyusun kurikulum khusus yang berisi:
1. Pelatihan
Bahasa Jerman
2. Pembekalan
budaya dan etika kerja Jerman
3. Pendampingan
administratif, legalitas, dan persiapan keberangkatan
4. Penguatan
soft skills serta readiness training
Seluruh
rangkaian ini disusun agar peserta program benar-benar siap mengikuti
Ausbildung dan mampu berkompetisi di lingkungan kerja profesional di Jerman. mDalam sambutannya, Drs. Muh Rofi, M.Pd,
menyampaikan apresiasinya terhadap langkah progresif sekolah. Ia menuturkan
bahwa PP Muhammadiyah telah menyiapkan program kelas internasional yang
terstandar, salah satunya melalui penerbitan buku panduan bilingual sebagai
pedoman pelaksanaan pembelajaran.
Acara ini juga menghadirkan alumni SMA MuhiMu tahun 2019, Ibnu Angga Wibisono, B.Sc, yang saat ini sedang menempuh pendidikan magister di Jerman. Lewat pengalamannya, Angga memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan dan studi di Jerman, sekaligus memotivasi para siswa untuk berani bermimpi lebih tinggi. Menurutnya, peluang belajar di luar negeri bukanlah milik kalangan tertentu saja. “Siapa pun bisa melanjutkan pendidikan ke luar negeri, asalkan memiliki tekad, disiplin, dan kemauan untuk berusaha,” ungkapnya. Kepala SMA Muhammadiyah 1 Muntilan, Eddy Yusuf, S.Pd, menegaskan bahwa peluncuran program ini adalah langkah awal dalam menghadirkan lebih banyak program internasional lainnya. “Program ini akan menjadi pioner dalam memperkuat pembelajaran bertaraf global dan menyiapkan lulusan yang unggul, berkarakter, serta mampu bersaing di dunia internasional,” ujarnya.
Dengan hadirnya
Double Track to Germany, SMA Muhammadiyah 1 Muntilan semakin menegaskan
posisinya sebagai sekolah yang visioner, progresif, dan terus bergerak maju.
Program ini tidak hanya membuka jalan menuju peluang global bagi peserta didik,
tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa SMA Muhi siap melangkah lebih jauh
membawa prestasi ke tingkat internasional.
